Blog

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Bojong Rawalumbu, Bekasi Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17055/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Bojong Rawalumbu, Bekasi Tahun 2019

Fitriani, Maria Ulfah

Memilih metode atau alat kontrasepsi bukan merupakan hal yang tidak mudah karena efek yang berdampak terhadap tubuh tidak akan diketahui selama belum menggunakannya. Selain itu tidak ada metode atau alat kontrasepsi yang selalu cocok bagi semua orang karena situasi dan kondisi tubuh dari setiap individu selalu berbeda, sehingga perlunya pengetahuan yang luas dan tepat mengenai kekurangan dan kelebihan dari masing-masing metode atau alat kontrasepsi yang kemudian disesuaikan dengan kondisi tubuh pengguna. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada wanita usia subur di Puskesmas Bojong Rawalumbu, Rawalumbu, Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan data primer dengan wawancara melalui
pengisian kuisioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang berjumlah 327. Jumlah sampel yang diambil terdiri dari 120 orang. Teknik pengambilan sampel dengan metode non probability sampling dan pengumpulan data dengan accidental sampling. Hasil univariat menunjukkan responden yang memilih alat kontrasepsi hormonal (65,0%), umur tidak berisiko (63,3%), pendidikan dasar (19,2%), jumlah anak sedikit (51,7%), pengetahuan baik (55,0%), sikap positif (78,3%), dukungan suami (28,3%), biaya pelayanan mahal (15,8%), kesepakatan suami istri (37,5%) dan dukungan petugas kesehatan aktif (66,7%). Hasil bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi yaitu umur, biaya pelayanan, kesepakatan suami istri dan dukungan petugas kesehatan. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi yaitu pendidikan (0,451), jumlah anak (0,220), pengetahuan (0,817), sikap (0,853), dukungan suami (0,497). Berdasarkan hasil penelitian disarankan perlu adanya peningkatan pengetahuan dengan memberikan penyuluhan dari bidan kepada akseptor KB agar responden lebih mengerti dan memahami jenis-jenis alat kontrasepsi, serta efek samping dari alat kontrasepsi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17055/1/FIKES_KESMAS_1605019003_MARIA%20ULFAH%20FITRIANI.pdf

Unduh!

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi Pada Lansia di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Cipinang Besar Utara Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17054/

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi Pada Lansia di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Cipinang Besar Utara Tahun 2019

Chairunnisa, Chairunnisa

Hipertensi adalah salah satu penyakit degeneratif dimana tekanan darah sistolik mencapai ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Lansia berisiko menderita hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, riwayat hipertensi keluarga dan gaya hidup. Prevalensi hipertensi pada lansia di Indonesia tahun 2013 hingga tahun 2018 mengalami peningkatan antara 5,6%-9,3%. Cipinang Besar Utara adalah kelurahan dengan kejadian hipertensi tertinggi ke-2 di Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Pengambilan data dilakukan pada bulan April 2019 di posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Keluarahan Cipinang Besar Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta posyandu lansia. Sampel penelitian sebanyak 108 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Data yang diambil adalah data primer dengan wawancara dan pengukuran langsung untuk variabel penelitian dan data sekunder untuk melihat profil Puskesmas. Hasil uji univariat menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 71,3%, proporsi responden sebagian besar adalah lansia muda (64,8%), perempuan (73,1%), ada riwayat hipertensi keluarga (54,6%), tidak bekerja (59,3%), tidak obesitas (56,5%), tidak merokok (63,9%), stres (64,8%), aktivitas fisik ringan (68,5%), dan penderita hipertensi tidak patuh minum obat antihipertensi (83,1%). Hasil uji bivariat dengan uji Chi Square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan hipertensi lansia yaitu Riwayat Hipertensi Keluarga (Pvalue=0,035), Status Gizi (Pvalue=0,001), Tingkat Stres (Pvalue=0,000), dan Aktivitas Fisik (Pvalue=0,000). Variabel yang tidak berhubungan yaitu Jenis Kelamin (Pvalue=0,296), Pekerjaan (Pvalue=0,625) dan Kebiasaan Merokok (Pvalue=0,563). Disarankan agar Puskesmas Kelurahan Cipinang Besar Utara melakukan penyuluhan berkala pada lansia dan meningkatkan kemampuan kader dalam pelayanan di Poslansia sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan hipertensi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17054/1/FIKES_KESMAS_1605019002_CHAIRUNNISA.pdf

Unduh!

Laporan Penelitian Dasar Keilmuan “Determinan Sosial Penerimaan Vaksin Pada Masyarakat Urban di Indonesia”

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17053/

Laporan Penelitian Dasar Keilmuan “Determinan Sosial Penerimaan Vaksin Pada Masyarakat Urban di Indonesia”

Suraya, Izza

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17053/1/B.%20Laporan%20penelitian_fix.pdf

Unduh!

Hasil Uji Similaritas Artikel dengan judul “Significance of Chronic Diseases and Smoking Behavior in the Development of Acute Respiratory Distress Syndrome Among Hospitalized COVID-19 Patients in Indonesia”

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17051/

Hasil Uji Similaritas Artikel dengan judul “Significance of Chronic Diseases and Smoking Behavior in the Development of Acute Respiratory Distress Syndrome Among Hospitalized COVID-19 Patients in Indonesia”

Rachmawati, Emma

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17051/1/Izza%20Suraya%20-%20Significance%20of%20Chronic%20Diseases%20and%20Smoking%20Behavior%20in%20the%20Development%20of%20Acute%20Respiratory%20Distress%20Syndrome%20Among%20Hospitalized%20COVID-19%20Patients%20in%20Indonesia%20%282%29.pdf

Unduh!

Hasil Cek Similaritas artikel dengan judul “The Impact of Large-scale Social Restrictions on the Incidence of COVID-19 : A Case Study of Four Provinces in Indonesia”

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17050/

Hasil Cek Similaritas artikel dengan judul “The Impact of Large-scale Social Restrictions on the Incidence
of COVID-19 : A Case Study of Four Provinces in Indonesia”

Suraya, Izza

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17050/1/Izza%20Suraya%20-%20The%20Impact%20of%20Large-scale%20Social%20Restrictions%20on%20the%20Incidence%20of%20COVID-19%20A%20Case%20Study%20of%20Four%20Provinces%20in%20Indonesia%20%281%29.pdf

Unduh!

Hubungan Dimensi Kualitas Pelayanan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Kartini Jakarta Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17048/

Hubungan Dimensi Kualitas Pelayanan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Kartini Jakarta Tahun 2018

Sari, Anggita Mailiya

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan tingkat keunggulan pelayanan kesehatan yang dapat memenuhi kebutuhan pasien yang diberikan oleh tenaga medis, paramedis, dan penunjang medis. Keunggulan pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi aspek bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Sedangkan kepuasan merupakan respon atau tingkat perasaan (senang atau kecewa) pasien yang diperoleh setelah pasien menerima produk jasa layanan kesehatan dengan membandingkan antara kinerja atau hasil yang dirsakan dengan kebutuhan dan harapan pasien. Permasalahan tingkat kepuasan rumah sakit kartini adalah tentang kualitas pelayanan dari faktor jaminan dan faktor empati.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dimensi kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap rumah sakit Kartini Jakarta Tahun 2018. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian crosssectional dilakukan pada bulan Agustus 2018. Teknik penelitian menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 79 responden. Teknik analisis data dengan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan responden yang disiplin sebanyak 57 responden (72,2%). Variabel kualitas pelayanan yang memiliki hubungan bermakna dengan tingkat kepuasan yaitu faktor jaminan (P value = 0,033), dan faktor empati (P value = 0,037). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan yang diterima pasien akan mempengaruhi kondisi kepuasan pasien itu sendiri. Pada akhirnya disarankan kepada pihak rumah sakit Kartini Jakarta supaya tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar kepuasan pasien dapat terwujud dengan lebih baik.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17048/1/FIKES_KESMAS_1505019014_ANGGITA%20MAILIYA%20SARI.pdf

Unduh!

Analisis Kontaminasi Kandungan Timbal (Pb) Pada Makanan Gorengan Di Lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelurahan Cipulir Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tahun 2019.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17047/

Analisis Kontaminasi Kandungan Timbal (Pb) Pada Makanan Gorengan Di Lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelurahan Cipulir Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tahun 2019.

Vinola, Devara Alfita

Makanan gorengan merupakan makanan jajanan yang digemari masyarakat. Penjual makanan gorengan banyak ditemui di berbagai area di sekitar sekolah. Posisi tempat berjualan di tepi jalan raya memungkinkan terjadinya penyerapan logam berat timbal (Pb) dari asap kendaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kadar timbal (Pb) pada makanan gorengan, jarak penjual dengan jalan yang dilalui kendaraan bermotor dan kepadatan lalu lintas yang berjualan di lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelurahan Cipulir Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tahun 2019. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menentukan kontaminasi timbal (Pb) pada makanan gorengan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan lembar ceklist observasi terhadap penjual yang menjajakan makanan gorengan secara terbuka dan pemeriksaan laboratorium melalui metode ICP OES. Sampel untuk penelitian ini adalah makanan gorengan yang diperoleh dari 6 penjual di sekitar SMP di Cipulir. Hasilnya kontaminasi timbal (Pb) pada 6 sampel yaitu semua sampel mengandung timbal (Pb). Kontaminasi timbal (Pb) terendah ada di Tahu Bulat dengan kandungan timbal (Pb) 0,1154 ppm. Kontaminasi timbal (Pb) tertinggi adalah di Cilung dan Bigor dengan kandungan timbal (Pb) masing-masing 0,2641 ppm dan 0,2569 ppm. Kedua sampel ini melebihi kandungan timbal (Pb) maksimum berdasarkan persyaratan Direktur Jendral POM NO. HK.00.06.01.52.401, sedangkan kandungan timbal (Pb) dari tiga sampel lainnya memenuhi persyaratan. Cilung dan Bigor dari hasil uji sampel tidak aman untuk dikonsumsi. Berdasarkan hasil tersebut, penjual disarankan untuk tidak menjual makanan gorengan mereka di udara terbuka dan menutup makanan tersebut untuk mencegah kontaminasi timbal (Pb).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17047/1/FIKES_KESMAS_1505015159_DEVARA%20ALFITA%20VINOLA.pdf

Unduh!

STUDENTS’ PERCEPTIONS OF FLIPPED CLASSROOM IN LEARNING GRAMMAR AT UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17046/

STUDENTS’ PERCEPTIONS OF FLIPPED CLASSROOM IN LEARNING GRAMMAR AT UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA

Tiarsiwi, Fidaniar

This study is to investigate students’ perceptions towards flipped classroom in grammar class. Since learning activities have turned into online because of the pandemic COVID-19, the concerns are being raised about the quality of online teaching and learning English. Both the learners and the teachers are completely struggling. Hence, a flipped classroom model is one of the great solutions to this challenge. To figure out the students’ perception towards flipped classroom, the qualitative method was conducted by distributing a five-point Likert scale questionnaire to 27 freshmen of second semester who took Intermediate English
Structure. To support the data, the semi-structured interview was held to 5 representative students. As the research is about flipped classroom perception, the researcher classified the items of the questionnaire into three procedures in flipped classroom. They were before, during and after virtual meetings. The results reveal that 78,1% showed positive perceptions on activities held before virtual meeting, 73% positive perceptions on activities during virtual meeting, and 76,9% positive perceptions on activities after virtual meeting. It means the flipped classroom in grammar class had a good perception.
Keywords: EFL students, English grammar, flipped classroom

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17046/1/FIDANIAR%20TIARSIWI%20AND%20LINDA%20APRIANY.pdf

Unduh!