Blog

Efforts to Improve Students’ Critical Thinking Skills in Primary Education Fundamental Class through Group Investigation Model

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17275/

Efforts to Improve Students’ Critical Thinking Skills in Primary Education
Fundamental Class through Group Investigation Model

Connie Chairunnisa, Connie

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17275/1/639-Article%20Text-2013-1-10-20221030%20PUBLISH.pdf

Unduh!

The Impact of Flipped Classroom Learning Model Assisted by Google Slide towards the Study Result of Science Studies of Elementary School

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17273/

The Impact of Flipped Classroom Learning Model Assisted by Google Slide towards the Study Result of Science Studies of Elementary School

Sholikhah, Olga Marátus

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17273/1/1717-Article%20Text-10415-1-10-20221015.pdf

Unduh!

Sertifikat Workshop Pengolahan Data Kualitatif dengan MaxQDA UIN Sunan Gunung Djati Bandung

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17268/

Sertifikat Workshop Pengolahan Data Kualitatif dengan MaxQDA
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Soebagyo, Joko

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17268/1/Sertifikat%20DR.%20Joko%20OK.pdf

Unduh!

PENGARUH RELIGIOSITAS DAN SIKAP PERAN GENDER SEXISMTERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU KEKERASAN OLEH SUAMI

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17262/

PENGARUH RELIGIOSITAS DAN SIKAP PERAN GENDER SEXISMTERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU KEKERASAN OLEH SUAMI

Anisia Kumala, Anisia

Kasus kekerasan yang dilakukan seseorang terhadap pasangannya menunjukkan tren kenaikan setiap tahunnya, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiositas dan sikap peran gender sexismterhadap kecenderungan perilaku kekerasan pada pasangan di Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah 102 laki-laki (Musia= 33; SD= 8.245) yang telah menikah minimal satu tahun. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa religiositas secara signifikan dapat menurunkan kecenderungan perilaku kekerasan pada pasangan, sedangkan sikap peran gender sexism, yang menganggap laki-laki lebih superior daripada perempuan, secara signifikan dapat meningkatkan kecenderungan perilaku kekerasan terhadap istri. Penelitian ini dapat memberikan informasi bahwa religiositas dapat menjadi faktor pelindung dari kekerasan, sedangkan sikap peran gender sexismbisa menjadi faktor risiko. Oleh karenanya, penting untuk melakukan pengarusutamaan terhadap sikap peran gender yang lebih egalitarian dengan tetap mengapresiasi pemaknaan budaya seputar gender, sebagai salah satu strategi untuk menurunkan prevalensi kekerasan domestik terutama oleh lelaki.Kata Kunci:kekerasan terhadap pasangan, religiositas, sikap peran gender sexism

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17262/1/440-Other-3747-1-10-20220821.pdf

Unduh!